Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional
----- Terima kasih atas kunjungan Anda di website Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta, http://www.bpsnt-jogja.info -----
Untitled Document
 
Yogyakarta, 06 Sep 2010
TOTAL PENGUNJUNG SEJAK
01 Juni 2006
00018321
Untitled Document
 RUWATAN BERSAMA XX TAHUN 2010 LEMBAGA JAVANOLOGI YOGYAKARTA, MINGGU KLIWON, 11 JULI 2010 
 DIALOG BUDAYA: MENEGAKKAN MORALITAS BANGSA MELALUI BUDAYA 
 LOMBA KARYA TULIS DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN TANGGAL 10 NOVEMBER 2009 
 DISKUSI SEJARAH “WAJAH DEMOKRASI DI INDONESIA” 
 LAWATAN SEJARAH REGIONAL IV TAHUN 2008 BPSNT YOGYAKARTA 
     
  •• Index Agenda  
     
   
 KUNJUNGAN MAHASISWA IAIN PALEMBANG 
 BOKOR KENCONO PENTAS DI BALAIRUNG SAPTA PESONA JAKARTA 
 DISKUSI SEJARAH: KOTA DAN PERUBAHAN SOSIAL DALAM PERSPEKTIF SEJARAH 
 KUNJUNGAN MAHASISWA UNIVERITAS NEGERI MALANG DI BPSNT YOGYAKARTA 
 FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD): ISU-ISU STRATEGIS PEMBANGUNAN KARAKTER DAN PEKERTI BANGSA 
     
  •• Index Berita  
     
 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bali 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak 
 Kenali Negerimu, Cintai Negerimu 
 Puslitbang Kebudayaan - DepBudPar 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh dan Sumatera Utara 
 BPSNT Maluku dan Maluku Utara 
 BPSNT Bandung 


Catatan
BPSNT Yogyakarta tidak bertanggungjawab atas informasi pada situs lain tersebut.
 
LOMBA KARYA TULIS DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI PAHLAWAN TANGGAL 10 NOVEMBER 2009
 
   
 
LATAR BELAKANG
Kemerdekaan Indonesia dicapai dengan perjuangan yang panjang dan sarat dengan pengorbanan dari putra dan putri terbaik bangsa. Mereka saat ini mendapat kehormatan dengan pemberian gelar “Pahlawan”. Oleh karena itu sebagai anak bangsa sudah sepantasnya kalau kita menghargai jasa para pahlawan dan meneladani perjuangannya. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Bagi generasi muda mengenal dan memahami perjuangan para pahlawan sangatlah perlu. Hal ini disebabkan dalam perjuangan banyak hikmah yang dapat dipetik.

Semangat kepahlawanan yang telah diwujudkan oleh para pejuang merupakan amal perjuangan yang dipersembahkan kepada bangsa dan tanah air. Mereka berjuang berdasar jiwa dan semangat rela berkorban untuk bangsanya. Semangat juang yang menggelora, keberanian, rasa kesetiakawanan yang tinggi, strategi dan perhitungan yang tepat, rela berkorban, sifat kegotongroyongan, cinta tanah air dan bangsa, tidak mengenal menyerah serta percaya pada kemampuan diri sendiri adalah nilai-nilai kepahlawanan yang masih relevan dan patut menjadi suri teladan bagi generasi muda. Nilai-nilai kepahlawanan perlu dijunjung tinggi dengan penuh kebanggaan dan diamalkan dalam berbagai kegiatan pembangunan serta kehidupan sehari-hari. Memang harus diakui bahwa nilai-nilai kepahlawanan saat ini cenderung mengalami penurunan dalam pengamalannya. Oleh karena itu pengenalan nilai-nilai kepahlawanan perlu dilakukan dan disosialisasikan pada generasi muda.

Berdasarkan pemikiran di atas dan sesuai dengan visi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dalam ikut serta mencerdaskan bangsa, maka pada tahun anggaran 2009 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta melaksanakan “Lomba Karya Tulis Kesejarahan”. Lomba Karya Tulis Kesejarahan ini dimaksudkan untuk mengajak generasi muda berperan aktif menuangkan idealismenya melalui Lomba Karya Tulis Kesejarahan.

TEMA
Lomba Karya Tulis Kesejarahan ini mengambil tema: Revitalisasi Nilai-Nilai Kepahlawanan Dalam Rangka Pembentukan Karakter Bangsa. Diharapkan dengan tema ini generasi muda terutama Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dapat mengungkapkan dalam karya tulisnya tentang nilai-nilai kepahlawanan yang dipahaminya. Dengan demikian diharapkan akan dapat meningkatkan kreativitas siswa yang merupakan generasi muda harapan bangsa.

TUJUAN
Lomba karya tulis kesejarahan dalam rangka memperingati hari pahlawan tahun 2009 bertujuan:
- Menggali dan memperkenalkan nilai-nilai luhur kepahlawanan.
- Menyebarluaskan nilai-nilai luhur kepahlawanan bagi generasi muda.
- Menumbuhkan semangat cinta tanah air bagi generasi muda.
- Menumbuhkan kreativitas, bakat, minat menulis bagi generasi muda.

SASARAN
Lomba karya tulis kesejarahan ini ditujukan pada generasi muda dari siswa-siswi SMA, SMK, Madrasah Aliyah dan sekolah yang sederajat dari 3 Provinsi yaitu: Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

KETENTUAN LOMBA
Karya tulis harus asli, bukan kutipan, terjemahan atau saduran dari tulisan orang lain, dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba karya tulis manapun, serta belum pernah dipublikasikan.

Karya tulis disusun dengan menggunakan ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan dalam bentuk ilmiah populer, dan harus mengacu salah satu judul yang telah ditetapkan oleh panitia.

Karya tulis diketik dengan jarak 2 (dua) spasi menggunakan kertas HVS ukuran kuarto sebanyak 15 – 20 halaman tidak timbal balik (tidak termasuk lampiran, daftar isi, dan foto).

Karya tulis yang jumlah halamannya kurang atau melebihi dari ketentuan tersebut tidak akan dinilai oleh dewan juri.

Lomba bersifat karya individu, bukan kelompok. Masing-masing peserta bisa mengirim maximal 2 (dua) judul.

Karya tulis dibuat rangkap tiga dan dikirim langsung atau melalui pos dalam amplop tertutup pada sudut kiri atas amplop ditulis “Lomba Karya Tulis Kesejarahan“, atau dapat diserahkan langsung ke Panitia Lomba Karya Tulis Kesejarahan yang beralamat di Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta, Jalan Brigjen Katamso No.139 Yogyakarta 55152 Telp. (0274) 373241, E-mail: senitra@bpsnt-jogja.info.

Karya tulis dilengkapi dengan identitas diri sebagai berikut: a. Nama, tempat dan tanggal lahir peserta. b.Foto copy kartu pelajar atau surat keterangan sekolah, nomor telepon sekolah atau fax, nomor telepon peserta (HP).

Karya tulis yang masuk menjadi hak panitia sepenuhnya.

Lomba karya tulis dimulai tanggal 1 April 2009 dan ditutup tanggal 15 Oktober 2009 (cap pos).

JUDUL
Adapun judul-judul yang bisa dipilih oleh peserta sebagai berikut:
1. Kepahlawanan Di Mata Generasi Muda
2. Nilai-Nilai Kepahlawanan Di Era Reformasi
3. Pendapat Saya Tentang Sosok Pahlawan
4. Menyambut Hari Pahlawan Tahun 2009: Potret Diri Anak Zaman
5. Generasi Muda Sebagai Pewaris Nilai-Nilai Kepahlawanan
6. Dengan Semanagat Kepahlawanan Kita Wujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
7. Nilai-Nilai Kepahlawanan Dalam Pembentukan Karakter Bangsa
8. Nilai-Nilai Kepahlawanan Sesuai Jiwa Zaman
9. Nilai-Nilai Kepahlawanan Dan Semangat Generasi Muda Dalam Melestarikan Kehidupan Bangsa
10. Pahlawan Dan Jati Diri Bangsa

KETENTUAN PEMENANG
Penilaian melalui dua tahap yaitu penilaian naskah dan penilaian presentasi.

Penilaian naskah tahap pertama untuk menentukan enam naskah terbaik dimulai pada tanggal 20 Oktober 2009.

Naskah yang masuk nominasi diumumkan lewat surat kabar dan pemberitahuan langsung kepada pemenang lewat sekolah atau telepon pribadi yang bersangkutan.

Penilaian final untuk menentukan pemenang I sampai VI melalui presentasi dihadapan dewan juri, peserta dan undangan pada tanggal 10 November 2009.

Pengumuman juara dan penyerahan hadiah dilaksanakan setelah presentasi pada tanggal 10 November 2009.

Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

HADIAH
Panitia menyediakan hadiah berupa tropi, piagam dan uang pembinaan masing-masing sebesar: Juara I Rp. 2.200.000,00 Juara II Rp. 1.900.000,00 Juara III Rp. 1.600.000,00 Harapan I Rp. 1.350.000,00 Harapan II Rp. 1.100.000,00 Harapan III Rp. 850.000,00. Pajak ditanggung pemenang.

MANFAAT DAN DAMPAK
Manfaat
- Mendorong generasi muda agar berusaha menggunakan sejarah sebagai cermin dalam kehidupan.
- Menumbuhkan sikap positif kepada generasi muda terhadap nilai-nilai kepahlawanan baik secara kognitif maupun afektif.
- Meningkatkan penggunaan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
- Menumbuhkan sikap dan semangat nasionalisme kepada generasi muda dengan jalan memahami dan meneladani perjuangan para pahlawan.
- Menumbuhkan dan mengembangkan kreativitas, bakat, serta minat siswa SMA, SMK dan Madrasah Aliyah dalam lomba karya tulis.

Dampak
- Mendorong generasi muda untuk mengenal dan mencintai sejarah.
- Dapat menanggulangi pengaruh globalisasi yang negatif.
- Generasi muda akan lebih termotifasi untuk mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif.