Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional
----- Terima kasih atas kunjungan Anda di website Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta, http://www.bpsnt-jogja.info -----
Untitled Document
 
Yogyakarta, 06 Sep 2010
TOTAL PENGUNJUNG SEJAK
01 Juni 2006
00018321
Untitled Document
 PENGUMUMAN LOMBA ORASI BUDAYA TAHUN 2009 
 DEMOKRASI, DULU, KINI, DAN ESOK 
 DEMOKRASI DI TINGKAT LOKAL 
 ANCAMAN KRISIS DAN IKHTIAR SISTEMIS KPU DALAM PENGEMBANGAN DEMOKRASI ELEKTORAL-FORMAL 
 DEMOKRASI: ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN 
     
  •• Index Makalah  
     
 PERMAINAN TRADISIONAL NINI TOWONG, FUNGSI DAN NILAINYA BAGI MASYARAKAT 
 MAKNA SIMBOLIS UPACARA GREBEG NGENEP KAITANNYA DENGAN UPACARA GREBEG KRATON KARTASURA 
 PENGARUH MEDIA PANDANG DENGAR TERHADAP JAM BELAJAR DI DESA ARGOMULYO KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 
 DUNIA SEKOLAH ANAK JALANAN: SEBUAH KORIDOR PENDIDIKAN NON FORMAL DI YOGYAKARTA 
 DINAMIKA INDUSTRI BATIK PEKAJANGAN 1930-1970 
     
  •• Index Penelitian  
     
 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bali 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak 
 Kenali Negerimu, Cintai Negerimu 
 Puslitbang Kebudayaan - DepBudPar 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh dan Sumatera Utara 
 BPSNT Maluku dan Maluku Utara 
 BPSNT Bandung 

Catatan
BPSNT Yogyakarta tidak bertanggungjawab atas informasi pada situs lain tersebut.
 
PENGARUH MEDIA PANDANG DENGAR TERHADAP JAM BELAJAR DI DESA ARGOMULYO KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Oleh : Isyanti
 
   
 
Desa Argomulyo merupakan daerah pinggiran kota Yogyakarta termasuk Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul. Di Desa Argomulyo dalam bidang pendidikan artinya dalam prasarana pendidikan adalah sangat lengkap, artinya dari tingkat pendidikan taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi terdapat dalam satu kecamatan.
Demikian pula tingkat pendidikan di Desa Argomulyo dapat dikatakan tinggi, karena lebih dari 60,0% penduduk telah dapat menamatkan pendidikan SD ke atas. Selanjutnya mengenai Jam Belajar Masyarakat di desa tersebut sampai sekarang masih berjalan dan merupakan salah satu desa perintis tentang Jam Belajar Masyarakat. Hal ini disebabkan pula karena dukungan dari lingkungan keluarga yang menunjangnya. Juga kesadaran dari masyarakat tentang arti pendidikan bagi putra-putrinya. Sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh dari Media Pandang Dengar terdapat Jam Belajar Masyarakat adalah positip.

Selengkapnya: PATRA-WIDYA Vol. 3 No. 3 , September 2002.
 
 
Untitled Document
   Copyright © 2006 .::. Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta