Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional
----- Terima kasih atas kunjungan Anda di website Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta, http://www.bpsnt-jogja.info -----
Untitled Document
 
Yogyakarta, 06 Sep 2010
TOTAL PENGUNJUNG SEJAK
01 Juni 2006
00018321
Untitled Document
 PENGUMUMAN LOMBA ORASI BUDAYA TAHUN 2009 
 DEMOKRASI, DULU, KINI, DAN ESOK 
 DEMOKRASI DI TINGKAT LOKAL 
 ANCAMAN KRISIS DAN IKHTIAR SISTEMIS KPU DALAM PENGEMBANGAN DEMOKRASI ELEKTORAL-FORMAL 
 DEMOKRASI: ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN 
     
  •• Index Makalah  
     
 PERMAINAN TRADISIONAL NINI TOWONG, FUNGSI DAN NILAINYA BAGI MASYARAKAT 
 MAKNA SIMBOLIS UPACARA GREBEG NGENEP KAITANNYA DENGAN UPACARA GREBEG KRATON KARTASURA 
 PENGARUH MEDIA PANDANG DENGAR TERHADAP JAM BELAJAR DI DESA ARGOMULYO KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 
 DUNIA SEKOLAH ANAK JALANAN: SEBUAH KORIDOR PENDIDIKAN NON FORMAL DI YOGYAKARTA 
 DINAMIKA INDUSTRI BATIK PEKAJANGAN 1930-1970 
     
  •• Index Penelitian  
     
 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bali 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Pontianak 
 Kenali Negerimu, Cintai Negerimu 
 Puslitbang Kebudayaan - DepBudPar 
 Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Banda Aceh dan Sumatera Utara 
 BPSNT Maluku dan Maluku Utara 
 BPSNT Bandung 

Catatan
BPSNT Yogyakarta tidak bertanggungjawab atas informasi pada situs lain tersebut.
 
DEMOKRASI DI TINGKAT LOKAL

Oleh : Dr. Sarjana Sigit Wahyudi, M. Hum.
 
   
 
Berbicara tentang konsep politik (demokrasi) berasal dari kota Yunani Kuno. Demikian juga tentang bangkitnya hasrat ini dalam konteks negara-Nasional di Eropa Akhir Abad ke-18 dan Abad ke-19. Dasar dan cita-cita demokrasi adalah sebagian dari perjuangan dua ideologi yang berjalan seiring dan saling memperkuat, yaitu Nasionlisme dan Liberlisme. Kalau pembicaraan ini diarahkan kepada pengalaman historis Tanah Air kita, dalam suasana yang bagaimanakah konsep ini berpengaruh?. Dalam retorika politik kita sudah terlalu biasa dengan penjelasan akan kehidupan demokrasi di desa-desa. Walaupun, yang dilakukan sesungguhnya adalah penanaman modern terhadap gejala tradisional. Ciri-ciri yang dianggap demokratis di masyarakat desa mempunyai fungsi riil dan simbolik yang lain.

Demokrasi merupakan suatu konsep politik yang sejak awal perjuangan kemerdekaan merupakan salah satu landasan ideologi. Sejak awal sejarah politik pergerakan nasional “demokrasi” merupakan salah satu unsur terpenting dari salah satu partai kebangsaan. Bahkan, dalam zaman perang kemerdekaan dan apalagi dalam periode sesudahnya, sampai dibubarkannya DPR hasil Pemilu 1955 dan dibentuknya DPR Gotong Royong, Demokrasi adalah Flatform utama dari praktis semua partai-partai politik meskipun mereka mempunyai landasan ideologi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, demokrasi juga merupakan salah satu landasan ideologi negara yang sangat penting. Maka, mudahlah dipahami mengapa baik secara konstitusional maupun institusional, seperti pejabat negara yang dipilih, pemilihan umum, kemerdekaan berserikat, badan-badan Perwakilan, dan sebagainya demokrasi merupakan suatu hal yang riil dalam kehidupan politik di Indonesia.

Selengkapnya download PDF.
 
Untitled Document
   Copyright © 2006 .::. Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta